1. Peran lingkungan keluarga dalam membentuk kepribadian anak
Lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan kepribadian anak. Khususnya lingkungan keluarga. Kedua orang tua adalah pemain peran ini. Peran lingkungan dalam mewujudkan kepribadian seseorang, baik lingkungan pra kelahiran maupun lingkungan pasca kelahiran adalah masalah yang tidak bisa dipungkiri khususnya lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga adalah sebuah basis awal kehidupan bagi setiap manusia. Banyak hadis yang meriwayatkan pentingnya pengaruh keluarga dalam pendidikan anak dalam beberapa masalah seperti masalah aqidah, budaya, norma, emosional dan sebaginya. Keluarga menyiapkan sarana pertumbuhan dan pembentukan kepribadian anak sejak dini. Dengan kata lain kepribadian anak tergantung pada pemikiran dan perlakuan kedua orang tua dan lingkungannya. Rasulullah saw bersabda, “Setiap anak yang dilahirkan berdasarkan fitrah, Kedua orang tuanyalah yang akan menjadikannya dia yahudi atau Nasrani atau majusi”.
2. Peranan Pemuda dalam Sosialisasi Bermasyarakat
PEMUDA merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan, betapa tidak peran pemuda dalam membangun bangsa ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekeuasaan.Sejarah telah mencatat kiprah pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo dan lain-lain dengan penuh mengorbankan dirinya untuk bangsa dan Negara. Dalam sebuah pidatonya, Sukarno pernah mengorbakan semangat juang Pemuda apa kata Sukarno “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia”. Begitu besar peranan pemuda di mata Sukarno, jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia menjadi negara Super Power.Satu tumpah darah, satu bangsa dan satu bahasa merupakan sumpah pemuda yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Begitu kompaknya pemuda Indonesia pada waktu itu, dan apakah semangat pemuda sekarang sudah mulai redup, seolah dalam kacamata negara dan masyarakat seolah-olah atau kesannya pemuda sekarang malu untuk mewarisi semangat nasionalisime. Hal tersebut di pengaruhi oleh Globalisasi yang penuh dengan tren.Sukarno, Hatta, Syahrir seandainya mereka masih hidup pasti mereka menangis melihat semangat nasionalisme pemuda Indonesia sekarang yang selalu mementingkan kesenangan dan selalu mementikan diri sendiri.Sekarang Pemuda lebih banyak melakukan peranan sebagai kelompok politik dan sedikit sekali yang melakukan peranan sebagai kelompok sosial, sehingga kemandirian pemuda sangat sulit berkembang dalam mengisi pembangunan ini.Peranan pemuda dalam sosialisi bermasyrakat sungguh menurun dratis, dulu bisanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, acara-acara keagamaan, adat istiadat biasanya yang berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut adalah pemuda sekitar. Pemuda sekarang lebih suka dengan kesenangan, selalu bermain-main dan bahkan ketua RT/RW nya saja dia tidak tahu.Kini pemuda pemudi kita lebih suka peranan di dunia maya ketimbang dunia nyata. Lebih suka nge Facebook, lebih suka aktif di mailing list, lebih suka di forum ketimbang duduk mufakat untuk kemajuan RT, RW, Kecamatan, Provinsi bahkan di tingkat lebih tinggi adalah Negara.Selaku Pemuda kita dituntut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat, sosialisasi dengan warga sekitar. Kehadiran pemuda sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat dan negara. Aksi reformasi disemua bidang adalah agenda pemuda kearah masyarakat madani. Reformasi tidak mungkin dilakukan oleh orang tua dan anak-anak.Dengan penuh harapan moga pemuda-pemudi dan generasi penerus harapan bangsa dapat menjelma menjadi sukarno-sukarno masa depan dengan samangat juang yang tinggi. Sebagai motor perjuangan bangsa..ammin ya Allah.
3. Contoh kasus mengenai status kearganegaraan anak yang lahir dari perkawinan campur.
Dengan lahirnya UU Kewarganegaraan yang baru, sangat menarik untuk dikaji bagaimana pengaruh lahirnya UU ini terhadap status hukum anak dari perkawinan campuran. Definisi anak dalam pasal 1 angka 1 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak adalah : “Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan”.
Dalam hukum perdata, diketahui bahwa manusia memiliki status sebagai subjek hukum sejak ia dilahirkan. Pasal 2 KUHP memberi pengecualian bahwa anak yang masih dalam kandungan dapat menjadi subjek hukum apabila ada kepentingan yang menghendaki dan dilahirkan dalam keadaan hidup. Manusia sebagai subjek hukum berarti manusia memiliki hak dan kewajiban dalam lalu lintas hukum. Namun tidak berarti semua manusia cakap bertindak dalam lalu lintas hukum. Orang-orang yang tidak memiliki kewenangan atau kecakapan untuk melakukan perbuatan hukum diwakili oleh orang lain.
Dengan demikian anak dapat dikategorikan sebagai subjek hukum yang tidak cakap melakukan perbuatan hukum. Seseorang yang tidak cakap karena belum dewasa diwakili oleh orang tua atau walinya dalam melakukan perbuatan hukum. Anak yang lahir dari perkawinan campuran memiliki kemungkinan bahwa ayah ibunya memiliki kewarganegaraan yang berbeda sehingga tunduk pada dua yurisdiksi hukum yang berbeda. Berdasarkan UU Kewarganegaraan yang lama, anak hanya mengikuti kewarganegaraan ayahnya, namun berdasarkan UU Kewarganegaraan yang baru anak akan memiliki dua kewarganegaraan. Menarik untuk dikaji karena dengan kewarganegaraan ganda tersebut, maka anak akan tunduk pada dua yurisdiksi hukum.Bila dikaji dari segi hukum perdata internasional, kewarganegaraan ganda juga memiliki potensi masalah, misalnya dalam hal penentuan status personal yang didasarkan pada asas nasionalitas, maka seorang anak berarti akan tunduk pada ketentuan negara nasionalnya. Bila ketentuan antara hukum negara yang satu dengan yang lain tidak bertentangan maka tidak ada masalah, namun bagaimana bila ada pertentangan antara hukum negara yang satu dengan yang lain, lalu pengaturan status personal anak itu akan mengikuti kaidah negara yang mana. Lalu bagaimana bila ketentuan yang satu melanggar asas ketertiban umum pada ketentuan negara yang lain.
Sebagai contoh adalah dalam hal perkawinan, menurut hukum Indonesia, terdapat syarat materil dan formil yang perlu dipenuhi. Ketika seorang anak yang belum berusia 18 tahun hendak menikah maka harus memuhi kedua syarat tersebut. Syarat materil harus mengikuti hukum Indonesia sedangkan syarat formil mengikuti hukum tempat perkawinan dilangsungkan. Misalkan anak tersebut hendak menikahi pamannya sendiri (hubungan darah garis lurus ke atas), berdasarkan syarat materiil hukum Indonesia hal tersebut dilarang (pasal 8 UU No. 1 tahun 1974), namun berdasarkan hukum dari negara pemberi kewarganegaraan yang lain, hal tersebut diizinkan, lalu ketentuan mana yang harus diikutinya.Dalam menentukan kewarganegaraan seseorang, dikenal dengan adanya asas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan asas kewaraganegaraan berdasarkan perkawinan. Dalam penentuan kewarganegaraan didasarkan kepada sisi kelahiran dikenal dua asas yaitu asas ius soli dan ius sanguinis. Ius artinya hukum atau dalil. Soli berasal dari kata solum yang artinya negari atau tanah. Sanguinis berasal dari kata sanguis yang artinya darah. Asas Ius Soli; Asas yang menyatakan bahawa kewarganegaraan seseorang ditentukan dari tempat dimana orang tersebut dilahirkan. Asas Ius Sanguinis; Asas yang menyatakan bahwa kewarganegaraan sesorang ditentukan beradasarkan keturunan dari orang tersebut.Selain dari sisi kelahiran, penentuan kewarganegaraan dapat didasarkan pada aspek perkawinan yang mencakupa asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat. Asas persamaan hukum didasarkan pandangan bahwa suami istri adalah suatu ikatan yang tidak terpecahkan sebagai inti dari masyarakat. Dalam menyelenggarakan kehidupan bersama, suami istri perlu mencerminkan suatu kesatuan yang bulat termasuk dalam masalah kewarganegaraan. Berdasarkan asas ini diusahakan ststus kewarganegaraan suami dan istri adalah sama dan satu.Penentuan kewarganegaraan yang berbeda-beda oleh setiap negara dapat menciptakan problem kewarganegaraan bagi seorang warga. Secara ringkas problem kewarganegaraan adalah munculnya apatride dan bipatride. Appatride adalah istilah untuk orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan. Bipatride adalah istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan ganda (rangkap dua). Bahkan dapat muncul multipatride yaitu istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan yang banyak (lebih dari 2).Adapun Undang-Undang yang mengatur tentang warga negara adalah Undang-Undang No.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Pewarganegaraan adalah tatacara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan. Dalam Undang-Undang dinyatakan bahwa kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh memalului pewarganegaraan.Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon juika memenuhi persyaratan sebagai berikut: telah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin, pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut, sehat jasmani dan rohani, dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun, jika dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia, tidak menjadi kewarganegaraan ganda, mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap, membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.Hilangnya Kewarganegaraan Indonesia diantaranya; memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri, tidak menolak atau melepaskan kewarganegaraan lain, sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu, dinyatakan hilang kewarganegaraan oleh Presiden atas permohonannya sendiri, yang bersangkutan sudah berusia 18 tahun atau sudah kawin, bertempat tinggal di luar negeri dan dengan dinyatakan hilang kewarganegaraan Republik Indonesia tidak menjadi tanpa kewarganegaraan, masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden, secara sukarela masuk dalam dinas negara asing, yang jabatan dalam dinas semacam itu di Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undngan hanya dapat dijabat oleh warga negara Indonesia, secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau bagian dari negara asing tersebut, tidak diwajibkan tapi turut serta dalam pemilihan sesuatu yangbersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing, mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya, bertempat tinggal diluar wilayah negara republic Indonesia selama 5 (liama0 tahun berturut-turut bukan dalam rangaka dinas negara, tanpa alas an yang sah dan dengan sngaja tidak menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi Warga Negara Indonedia sebelum jangka waktu 5(liama) tahun itu berakhir dan setiap 5 (lima) tahun berikutnya yang bersangkutan tidak mengajukan pernytaaan ingin tetap menjadi warga Negara Indonesia kepada perwakilan RI yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan padahal perwakilan RI tersebut telah memberitahukan secara tertulis kepada yang bersangkutan tidak menjadi tanpa kewarganegaraan.
KESIMPULAN
Anak adalah subjek hukum yang belum cakap melakukan perbuatan hukum sendiri sehingga harus dibantu oleh orang tua atau walinya yang memiliki kecakapan. Pengaturan status hukum anak hasil perkawinan campuran dalam UU Kewarganegaraan yang baru, memberi pencerahan yang positif, terutama dalam hubungan anak dengan ibunya, karena UU baru ini mengizinkan kewarganegaraan ganda terbatas untuk anak hasil perkawinan campuran.
UU Kewarganegaraan yang baru ini menuai pujian dan juga kritik, termasuk terkait dengan status anak. Penulis juga menganalogikan sejumlah potensi masalah yang bisa timbul dari kewarganegaraan ganda pada anak. Seiring berkembangnya zaman dan sistem hukum, UU Kewarganegaraan yang baru ini penerapannya semoga dapat terus dikritisi oleh para ahli hukum perdata internasional, terutama untuk mengantisipasi potensi masalah.
Jam
Selasa, 16 November 2010
Kamis, 28 Oktober 2010
tugas PTI 1 C (241.10.566)
1.ALAT PEMROSES (PROCESSING COMPUTER)
Bagan: 3 bagian dan proses utama dalam sistem komputer:
I N P U T
C P U
CPU (Central Processing Unit) merupakan tempat instruksi-instruksi program. Pada komputer mikro ini disebut dengan micro-processor.
CPU terdiri dari:
Control Unit
Arithmetic and Logic Unit
Register
Array Processor
Main Memory
RAM
ROM
Video: C P U
Gambar : Bagian dalam CPU umumnya pada komputer mikro saat ini.
Diagram: CPU Processor
Gambar: Micro processor
Processor Komputer
1. Control Unit
Tugas dari control unit adalah sebagai berikut ini:
Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
Mengambil instruksi-instruksi dari main memory.
Mengambil data dari main memory kalau diperlukan oleh proses.
Mengirim instruksi ke arithmetic and logic unit bila ada perhitungan arithmetic
Menyimpan hasil proses ke main memory.
2. Arithmetic and Logic Unit (ALU)
Tugas utamanya adalah melakukan semua perhitungan aritmetika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program/ALU melakukan operasi Arithmetika dengan dasar pertambahan.
Sedang operasi Arithmetika lainnya seperti; pengurangan (-), perkalian (X), dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan.
Lanjutan ALU..
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan isntruksi program. Operasi dasar meliputi perbandingan 2 (dua) elemen dengan memakai operator logika.
Sama dengan ( = )
Tidak sama dengan ( <> )
Kurang dari ( < ) Kurang atau sama dengan ( <= ) Lebih besar dari ( > )
Lebih besar dari atau sama dengan ( >= )
3. Register
Merupakan simpanan kecil yang mempunyai kecepatan tinggi, lebih cepat 5 sampai 10 kali dibandingkan dengan kecepatan perekaman atau pengambilan data di main memory. Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU. Sedangkan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di main memory.
Ada 3 macam ingatan yang digunakan dalam sistem komputer, yaitu:
Register, digunakan untuk menyimpan data yang sedang diproses.
Main memory, digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan diproses dan hasil proses.
Eksternal memory(simpanan luar), digunakan untuk menyimpan program dan data permanen.
4. Array Processor
Bila sudah banyak proses pengolahan data yang dilakukan untuk mempercepat waktu pemrosesannya maka digunakan array processor atau co-processor yang bisa ditambahkan secara terpisah pada main memory. Dengan demikian proses pengolahan data menjadi lebih cepat dan tepat.
Gambar:
Array Processor atau co-processor intel core2 Duo buatan Intel diawal tahun 2007 merupakan processor komputer tercepat dan saat ini sudah banyak beredar berbagai jenis merk komputer di pasaran. Kelebihan processor ini membuat komputer dapat melakukan berbagai macam operasi pengolahan data secara serentak dalam waktu bersamaan.
5. Main Memory
Karena CPU hanya bisa menyimpan data & instruksi di register ukuran kecil jadi tidak bisa menyimpan semua informasi yang dibutuhkan secara keseluruhan. Untuk mengatasinya alat pemroses dilengkapi dengan simpanan yang kapasitasnya lebih besar, yaitu main storage atau internal memory atau internal storage atau primary storage atau temporary storage atau immediate access storage. Main memori terdiri dari RAM dan ROM.
Gambar:
Main memory pada komputer micro.
6. RAM
Termasuk dalam bagian Main Memori, RAM (Random Access Memory) adalah memori yang dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer/ end user. Semua data dan program dari input akan disimpan dulu di RAM.
Struktur RAM:
Input storage, untuk menampung input
Program storage, menyimpan semua instruksi program yang diproses
Working storage, menyimpan data yang akan diolah
Output storage, menampung hasil akhir dari pengolahan data ke output.
Gambar : RAM.
Contoh berbagai bentuk chip RAM (Ramdom Access Memory) umumnya pada Komputer micro atau PC saat ini umumnya berkapasistas memori 128Mb, 256Mb. Saat ini telah banyak beredar RAM dengan kapasitas 512Mb – 1 Gb keatas.
Gambar: Chip RAM yang disisipkan pada slot Mainboard komputer PC / Komputer Micro
7. ROM
ROM (Read Only Memory) adalah data yang terdiri dari program-program pokok yang hanya bisa dibaca saja, berbeda dengan RAM, pada ROM data sudah diisi dari pabrik pembuatnya berupa sistem operasi (Operating system-OS) yang diperlukan untuk menjalankan komputer seperti program untuk menampilkan karakter di layar (screen) monitor, pengisian tombol kunci di keyboard untuk keperluan kontrol tertentu dan bootstrap program. Istilah booting dapat berupa cold booting dan warm booting.
Gambar: Tampilan cold booting pada screen saat pertama kali menghidupkan komputer PC menggunaan OS (Operating System) Microsoft Windows
Gambar:
CD-ROM, CD driver membaca data-data program yang sudah di stored pada CD (compac disk)
Alat-alat I/O
Bus, disebut juga dengan pathway adalah; suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi antara dua atau lebih alat-alat dalam sistem komputer.
I/O Port
Membolehkan komputer mendapatkan informasi dari dunia luar, dan menaruh hasil kerjanya di sana, dapat berbentuk fisik (hardcopy) atau non fisik (softcopy). Ada berbagai macam alat I/O, dari yang akrab keyboard, monitor dan disk drive, ke yang lebih tidak biasa seperti webcam (kamera web, printer, scanner, dan sebagainya.
Yang dimiliki oleh semua alat masukan biasa ialah bahwa mereka meng-encode (mengubah) informasi dari suatu macam ke dalam data yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital. Alat output, men-decode data ke dalam informasi yang bisa dimengerti oleh pemakai komputer. Dalam pengertian ini, sistem komputer digital adalah contoh sistem pengolah data.
DMA Controller
DMA (Direct memory Access) Merupakan suatu konsep yang akan membuat komunikasi informasi antara peripheral device dengan main memory akan lebih efisien. Cara DMA ini dilakukan dengan melekatkan Bus pada DMA controller yang dihubungkan dengan periheral device.
I/O Channel
Adalah suatu bentuk dari DMA controller yang dipergunakan bersama-sama untuk sejumlah alat-alat I/O.
2. Uraian Materi
A. microprocessor
Gambaran atau Features dari sebuah Mikroprosesor dapat dipelajari dengan baik melalui pemahaman dan pengkajian Internal Hardware Design, yang disebut juga dengan istilah Architecture. Internal Hardware design berkaitan dengan masalah-masalah Jenis, Jumlah, dan Ukuran Register serta komponen lainnya.
Sedangkan untuk dapat menginstalasikan sebuah mikroprosesor dengan komponen lainnya seperti RAM, ROM, dan I/O sebagai komponen utama dan rangkaian Clock, Reset, Buffer, dan lain-lain sebagai komponen pendukung diperlukan pemahaman sistem bus yang dimiliki oleh setiap Mikroprosesor.
B. processor
Perkembangan processor tersebut adalah : 1. Generasi pertama Pada generasi ini, Intel mengeluarkan CPU 16 bit pertamanya yaitu Processor 8086 (1978), namun terhambat oleh kendala harga, dimana perangkat keras 16 bit saat ini masih terlalu mahal, sehingga Intel merancang ulang processornya dan mengeluarkan Processor 8088 yang merupakan CPU 16 bit yang memiliki lebar bus 8 bit. PC pertama (1981) menggunakan Processor jenis ini 2. Generasi Kedua Pada generasi ini, Intel merilis Processor 80286 (1982) yang juga merupakan processor 16 bit namun memiliki kemampuan yang lebih, utamanya dalam penanganan perintah dan mode kerja baru “24 bit virtual address mode” yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke windows. 3. Generasi Ketiga Intel meluncurkan Processor 80386 DX pada tanggal 17 Oktober 1985 yang merupakan Processor 32 bit pertama. Pada generasi inilah procesor mampu bekerja secara multitasking . 4. Generasi Keempat Pada generasi ini, Intel mengeluarkan Processor 80486 DX (10 April 1989) yang mampu bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Intel juga mengeluarkan Processor 80486 SX yang merupakan chip yang tidak lengkap dengan dihilangkannya Math co-processor. Produsen selain Intel juga mengluarkan beberapa jenis processor, misalnya Cyrix dan Texas Instruments mengeluarkan 486 SLC dan IBM mengeluarkan 486 SLC2 5. Generasi Kelima Pada generasi inilah, beberapa produsen Processor mulai berlomba mengeluarkan produk-produk terbaik mereka, diantaranya adalah : • Intel Pada tanggal 22 Maret 1993, Intel mengembangkan Pentium Classic (P54C), dimana processor ini mampu menjalankan lebih dari satu • perintah tiap tik clock (super scalar) yang sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Generasi Keenam Pada generasi ini, persaingan antar produsen Processor semakin hebat, dimana tiap-tiap Produsen terus menerus mengeluarkan inovasi dan produk terbaik mereka yang terus bersaing, baik dari segi kecepatan maupun harga.Generasi KetujuhPada generasi ini, pertarungan antara Processor-processor tercepat, utamanya antara Intel dan AMD semakin menghangat. Masing-masing produsen mengeluarkan Processor terbaik mereka.
4 c. single chip
DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip ini sendiri cukup beragam.
Chip Packaging
Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan, khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).
DIP (Dual In-Line Package)
Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh “J”. SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.
TSOP (Thin Small Outline Package)
Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.
CSP (Chip Scale Package)
Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.
3. Sistem komputer merupakan suatu rangkaian dari komponen-komponen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan. Terdapat 3 (tiga) komponen utama pembentuk sistem komputer yaitu:
1. Manusia (brainware)
2. Perangkat lunak (software)
3. Perangkat keras (hardware)
4.A. Data
Klasifikasi data merupakan fasilitas yang ada di Zahir, dimana fasilitas tersebut berguna untuk untuk mengelompokkan atau mengklasifikasikan data, terutama data nama alamat dan data produk, sehingga nantinya anda dapat melihat laporan sesuai dari masing-masing kelompok atau klasifikasi data pelanggan, vendor, karyawan dan data produk.
B. informasi pengolahan data dengan komputer
Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.
Pengolahan data;
sistem komputer memiliki siklus pengolahan yang pasti. Siklus pengolahan itu sendiri mengacu kepada makna dari arti komputer itu sendiri. Ada tiga pokok dalam siklus pengolahan data dengan menggunakan komputer tersebut, yaitu input, proses, dan output. Sedangkan untuk proses sendiri, pemroses dibantu oleh beberapa bagian lain, yaitu program serta penyimpan (storage).
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.
Contoh : misalnya anda ingin membagi kelompok pelanggan menjadi beberapa klasifikasi; berdasarkan wilayah penjualan, sehingga nantinya anda dapat melihat laporan penjualan berdasarkan klasifikasi wilayah penjualan yang telah ditentukan. Begitu juga untuk produk yang dijual, anda dapat melihat laporan atas produk tersebut berdasarkan klasifikasi atau kelompok produk yang telah ditentukan.
5. PERANAN DATA DAN INFORMASI
Perkembangan yang mencolok selama beberapa dasawarsa menjelang dimulainya abad ke-21 ditandai dengan semakin pentingnya informasi dan pengolahan data di dalam banyak aspek kehidupan manusia. Pada saat yang sama tuntutan publik terhadap peningkatan kinerja pemerintah menjadi semakin tinggi. Pengelolaan data dan informasi yang baik pada akhirnya adalah suatu keharusan bagi pemerintah (Kementerian/Lembaga).
Dalam konteks inilah peranan data dan informasi bagi Departemen Agama dalam proses penyusunan program dan anggaran menjadi sangat vital artinya. Data dan informasi merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pembangunan. Data dan informasi digunakan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, implementasi sampai dengan evaluasi program atau pengukuran pencapaian kinerja pembangunan.
Dalam tahap perencanaan, data dan informasi digunakan dalam memberikan gambaran berbagai aspek kegiatan perencanaan, antara lain:
• Data dan informasi digunakan untuk menentukan jenis kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan nantinya;
• Alternatif/metode apa saja yang dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut;
• Seberapa besar lingkup kegiatan yang direncanakan;
• Siapa saja atau apa saja yang menjadi target pelaksanaan kegiatan;
• Berapa waktu yang dibutuhkan dan berapa waktu yang dimilki untuk menyelesaikan kegiatan;
• Kapan waktu yang tepat untuk memulai kegiatan;
• Seberapa besar anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan;
• Siapa nantinya yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan tersebut; dan sebagainya.
CONTOH-CONTOH PENULISAN PERINTAH DML QUERY
1. Select (Pemilihan)•
Select * from Nama_Table Untuk melihat semua• Select Nama_Attribut1,Nama_Attribut2 from Nama_TableUntuk dan nama buku• Select Nama_Attribut1,Nama_Attribut2 from Nama_Table Untuk melihat nama pengarang dan tahun terbit• Select right (Nama_Attribut,3) as Kanan from Nama_TableUntuk mengambil 3 karakter dari sebelah kanan
2. Insert (Penyisipan)•
Insert tbuku values ("isi_dari_kode","data_kolom1"," data_kolom2"," data_kolom1,………)• Insert into nama-tabel (Kode,Nama_Data)values ("Nama_Kode","Nama_Data_yg_akan_disisip")
3. Update (Perubahan)•
Update {nama tabel} set nama kolom="isi kolom" where nama kolom ="isi kolom"
4. Delete (Penghapusan)•
Delete from [nama tabel] where [ kondisi]
6. KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.
1. Komponen input
2. Komponen model
3. Komponen output
4. Komponen teknologi
5. Komponen hardware
6. Komponen software.
7. Komponen basis data
8. Komponen control
KEGUNAAN KOMPONEN SI:
1. Perusahaan : sebuah sistem yang cukup kompleks. Sistem ini dapat berjalan dengan baik apabila semua proses didukung dengan teknologi yang tinggi, sumber daya yang berkualitas, dan yang paling penting komitmen perusahaan. Sistem merupakan kesatuan banyak hal yang terintegrasi untuk menjadi sebuah fungsi atau menghasilkan tujuan tertentu. Sistem Informasi Manajemen bertujuan menghasilakn informasi yang berguna untuk perusahaan.
2. Kepolisian : Kegunaan lain GPS adalah sebagai Pelacak kendaraan, dengan bantuan GPS pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada dimana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini. Hal teresbut dapat digunakan dalam mengetahui keberadaan suatu kendaraan yang hilang dan akan dilacak oleh petugas lantas,sehingga dapat mempermudah pencariannya melalui gelombang radio.Sinyal itu kemudian diolah hingga diperoleh data digital posisi.
3. Rumah sakit: Rekam medik merupakan sumber data paling baik yang ada pada rumah sakit/unit pelayanan kesehatan, rekam medik yang lengkap dan akurat dapat digunakan sebagai referensi dalam pelayanan kesehatan dasar , hukum, peningkatan pelayanan medis, riset medis dan menilai kinerja sakit.Dalam optimalisasi penggunaan data rekam medik yang lengkap dan akurat adalah terkandungnya substansi aspek-aspek kegunaan data rekam medik yang meliputi aspek administrasi, hukum, keuangan, pendidikan, penelitian dan aspek dokumentasi. Disarankan dalam pemenuhan kriteria/variabel pada unit pendaftaran terutama pada identitas pasien agar ditulis lengkap dan lembar persetujuan pasien/wali agar dilampirkan pada berkas rekam medisnya, unit pencatatan agar sesegera mungkin melakukan pengisian pencatatan terutama pada lembar grafik, catatan imunisasi, ringkasan penyakit yang pernah diderita, catatan reaksi pasien dan hasil pemeriksaan penunjang dan pada unit pengelolaan rekam medik agar lebih diperhatikan lagi dalam kegiatan pengecekan kelengkapan, pencantuman nomor indeks dan kartu prtunjuk keluar. Kata Kunci: rekam medik, mutu, kegunaan rekam medik, sistem, dukungan.
Bagan: 3 bagian dan proses utama dalam sistem komputer:
I N P U T
C P U
CPU (Central Processing Unit) merupakan tempat instruksi-instruksi program. Pada komputer mikro ini disebut dengan micro-processor.
CPU terdiri dari:
Control Unit
Arithmetic and Logic Unit
Register
Array Processor
Main Memory
RAM
ROM
Video: C P U
Gambar : Bagian dalam CPU umumnya pada komputer mikro saat ini.
Diagram: CPU Processor
Gambar: Micro processor
Processor Komputer
1. Control Unit
Tugas dari control unit adalah sebagai berikut ini:
Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
Mengambil instruksi-instruksi dari main memory.
Mengambil data dari main memory kalau diperlukan oleh proses.
Mengirim instruksi ke arithmetic and logic unit bila ada perhitungan arithmetic
Menyimpan hasil proses ke main memory.
2. Arithmetic and Logic Unit (ALU)
Tugas utamanya adalah melakukan semua perhitungan aritmetika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program/ALU melakukan operasi Arithmetika dengan dasar pertambahan.
Sedang operasi Arithmetika lainnya seperti; pengurangan (-), perkalian (X), dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan.
Lanjutan ALU..
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan isntruksi program. Operasi dasar meliputi perbandingan 2 (dua) elemen dengan memakai operator logika.
Sama dengan ( = )
Tidak sama dengan ( <> )
Kurang dari ( < ) Kurang atau sama dengan ( <= ) Lebih besar dari ( > )
Lebih besar dari atau sama dengan ( >= )
3. Register
Merupakan simpanan kecil yang mempunyai kecepatan tinggi, lebih cepat 5 sampai 10 kali dibandingkan dengan kecepatan perekaman atau pengambilan data di main memory. Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU. Sedangkan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di main memory.
Ada 3 macam ingatan yang digunakan dalam sistem komputer, yaitu:
Register, digunakan untuk menyimpan data yang sedang diproses.
Main memory, digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan diproses dan hasil proses.
Eksternal memory(simpanan luar), digunakan untuk menyimpan program dan data permanen.
4. Array Processor
Bila sudah banyak proses pengolahan data yang dilakukan untuk mempercepat waktu pemrosesannya maka digunakan array processor atau co-processor yang bisa ditambahkan secara terpisah pada main memory. Dengan demikian proses pengolahan data menjadi lebih cepat dan tepat.
Gambar:
Array Processor atau co-processor intel core2 Duo buatan Intel diawal tahun 2007 merupakan processor komputer tercepat dan saat ini sudah banyak beredar berbagai jenis merk komputer di pasaran. Kelebihan processor ini membuat komputer dapat melakukan berbagai macam operasi pengolahan data secara serentak dalam waktu bersamaan.
5. Main Memory
Karena CPU hanya bisa menyimpan data & instruksi di register ukuran kecil jadi tidak bisa menyimpan semua informasi yang dibutuhkan secara keseluruhan. Untuk mengatasinya alat pemroses dilengkapi dengan simpanan yang kapasitasnya lebih besar, yaitu main storage atau internal memory atau internal storage atau primary storage atau temporary storage atau immediate access storage. Main memori terdiri dari RAM dan ROM.
Gambar:
Main memory pada komputer micro.
6. RAM
Termasuk dalam bagian Main Memori, RAM (Random Access Memory) adalah memori yang dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer/ end user. Semua data dan program dari input akan disimpan dulu di RAM.
Struktur RAM:
Input storage, untuk menampung input
Program storage, menyimpan semua instruksi program yang diproses
Working storage, menyimpan data yang akan diolah
Output storage, menampung hasil akhir dari pengolahan data ke output.
Gambar : RAM.
Contoh berbagai bentuk chip RAM (Ramdom Access Memory) umumnya pada Komputer micro atau PC saat ini umumnya berkapasistas memori 128Mb, 256Mb. Saat ini telah banyak beredar RAM dengan kapasitas 512Mb – 1 Gb keatas.
Gambar: Chip RAM yang disisipkan pada slot Mainboard komputer PC / Komputer Micro
7. ROM
ROM (Read Only Memory) adalah data yang terdiri dari program-program pokok yang hanya bisa dibaca saja, berbeda dengan RAM, pada ROM data sudah diisi dari pabrik pembuatnya berupa sistem operasi (Operating system-OS) yang diperlukan untuk menjalankan komputer seperti program untuk menampilkan karakter di layar (screen) monitor, pengisian tombol kunci di keyboard untuk keperluan kontrol tertentu dan bootstrap program. Istilah booting dapat berupa cold booting dan warm booting.
Gambar: Tampilan cold booting pada screen saat pertama kali menghidupkan komputer PC menggunaan OS (Operating System) Microsoft Windows
Gambar:
CD-ROM, CD driver membaca data-data program yang sudah di stored pada CD (compac disk)
Alat-alat I/O
Bus, disebut juga dengan pathway adalah; suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi antara dua atau lebih alat-alat dalam sistem komputer.
I/O Port
Membolehkan komputer mendapatkan informasi dari dunia luar, dan menaruh hasil kerjanya di sana, dapat berbentuk fisik (hardcopy) atau non fisik (softcopy). Ada berbagai macam alat I/O, dari yang akrab keyboard, monitor dan disk drive, ke yang lebih tidak biasa seperti webcam (kamera web, printer, scanner, dan sebagainya.
Yang dimiliki oleh semua alat masukan biasa ialah bahwa mereka meng-encode (mengubah) informasi dari suatu macam ke dalam data yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital. Alat output, men-decode data ke dalam informasi yang bisa dimengerti oleh pemakai komputer. Dalam pengertian ini, sistem komputer digital adalah contoh sistem pengolah data.
DMA Controller
DMA (Direct memory Access) Merupakan suatu konsep yang akan membuat komunikasi informasi antara peripheral device dengan main memory akan lebih efisien. Cara DMA ini dilakukan dengan melekatkan Bus pada DMA controller yang dihubungkan dengan periheral device.
I/O Channel
Adalah suatu bentuk dari DMA controller yang dipergunakan bersama-sama untuk sejumlah alat-alat I/O.
2. Uraian Materi
A. microprocessor
Gambaran atau Features dari sebuah Mikroprosesor dapat dipelajari dengan baik melalui pemahaman dan pengkajian Internal Hardware Design, yang disebut juga dengan istilah Architecture. Internal Hardware design berkaitan dengan masalah-masalah Jenis, Jumlah, dan Ukuran Register serta komponen lainnya.
Sedangkan untuk dapat menginstalasikan sebuah mikroprosesor dengan komponen lainnya seperti RAM, ROM, dan I/O sebagai komponen utama dan rangkaian Clock, Reset, Buffer, dan lain-lain sebagai komponen pendukung diperlukan pemahaman sistem bus yang dimiliki oleh setiap Mikroprosesor.
B. processor
Perkembangan processor tersebut adalah : 1. Generasi pertama Pada generasi ini, Intel mengeluarkan CPU 16 bit pertamanya yaitu Processor 8086 (1978), namun terhambat oleh kendala harga, dimana perangkat keras 16 bit saat ini masih terlalu mahal, sehingga Intel merancang ulang processornya dan mengeluarkan Processor 8088 yang merupakan CPU 16 bit yang memiliki lebar bus 8 bit. PC pertama (1981) menggunakan Processor jenis ini 2. Generasi Kedua Pada generasi ini, Intel merilis Processor 80286 (1982) yang juga merupakan processor 16 bit namun memiliki kemampuan yang lebih, utamanya dalam penanganan perintah dan mode kerja baru “24 bit virtual address mode” yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke windows. 3. Generasi Ketiga Intel meluncurkan Processor 80386 DX pada tanggal 17 Oktober 1985 yang merupakan Processor 32 bit pertama. Pada generasi inilah procesor mampu bekerja secara multitasking . 4. Generasi Keempat Pada generasi ini, Intel mengeluarkan Processor 80486 DX (10 April 1989) yang mampu bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Intel juga mengeluarkan Processor 80486 SX yang merupakan chip yang tidak lengkap dengan dihilangkannya Math co-processor. Produsen selain Intel juga mengluarkan beberapa jenis processor, misalnya Cyrix dan Texas Instruments mengeluarkan 486 SLC dan IBM mengeluarkan 486 SLC2 5. Generasi Kelima Pada generasi inilah, beberapa produsen Processor mulai berlomba mengeluarkan produk-produk terbaik mereka, diantaranya adalah : • Intel Pada tanggal 22 Maret 1993, Intel mengembangkan Pentium Classic (P54C), dimana processor ini mampu menjalankan lebih dari satu • perintah tiap tik clock (super scalar) yang sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Generasi Keenam Pada generasi ini, persaingan antar produsen Processor semakin hebat, dimana tiap-tiap Produsen terus menerus mengeluarkan inovasi dan produk terbaik mereka yang terus bersaing, baik dari segi kecepatan maupun harga.Generasi KetujuhPada generasi ini, pertarungan antara Processor-processor tercepat, utamanya antara Intel dan AMD semakin menghangat. Masing-masing produsen mengeluarkan Processor terbaik mereka.
4 c. single chip
DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip ini sendiri cukup beragam.
Chip Packaging
Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan, khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).
DIP (Dual In-Line Package)
Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh “J”. SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.
TSOP (Thin Small Outline Package)
Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.
CSP (Chip Scale Package)
Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.
3. Sistem komputer merupakan suatu rangkaian dari komponen-komponen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan. Terdapat 3 (tiga) komponen utama pembentuk sistem komputer yaitu:
1. Manusia (brainware)
2. Perangkat lunak (software)
3. Perangkat keras (hardware)
4.A. Data
Klasifikasi data merupakan fasilitas yang ada di Zahir, dimana fasilitas tersebut berguna untuk untuk mengelompokkan atau mengklasifikasikan data, terutama data nama alamat dan data produk, sehingga nantinya anda dapat melihat laporan sesuai dari masing-masing kelompok atau klasifikasi data pelanggan, vendor, karyawan dan data produk.
B. informasi pengolahan data dengan komputer
Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.
Pengolahan data;
sistem komputer memiliki siklus pengolahan yang pasti. Siklus pengolahan itu sendiri mengacu kepada makna dari arti komputer itu sendiri. Ada tiga pokok dalam siklus pengolahan data dengan menggunakan komputer tersebut, yaitu input, proses, dan output. Sedangkan untuk proses sendiri, pemroses dibantu oleh beberapa bagian lain, yaitu program serta penyimpan (storage).
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.
Contoh : misalnya anda ingin membagi kelompok pelanggan menjadi beberapa klasifikasi; berdasarkan wilayah penjualan, sehingga nantinya anda dapat melihat laporan penjualan berdasarkan klasifikasi wilayah penjualan yang telah ditentukan. Begitu juga untuk produk yang dijual, anda dapat melihat laporan atas produk tersebut berdasarkan klasifikasi atau kelompok produk yang telah ditentukan.
5. PERANAN DATA DAN INFORMASI
Perkembangan yang mencolok selama beberapa dasawarsa menjelang dimulainya abad ke-21 ditandai dengan semakin pentingnya informasi dan pengolahan data di dalam banyak aspek kehidupan manusia. Pada saat yang sama tuntutan publik terhadap peningkatan kinerja pemerintah menjadi semakin tinggi. Pengelolaan data dan informasi yang baik pada akhirnya adalah suatu keharusan bagi pemerintah (Kementerian/Lembaga).
Dalam konteks inilah peranan data dan informasi bagi Departemen Agama dalam proses penyusunan program dan anggaran menjadi sangat vital artinya. Data dan informasi merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pembangunan. Data dan informasi digunakan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, implementasi sampai dengan evaluasi program atau pengukuran pencapaian kinerja pembangunan.
Dalam tahap perencanaan, data dan informasi digunakan dalam memberikan gambaran berbagai aspek kegiatan perencanaan, antara lain:
• Data dan informasi digunakan untuk menentukan jenis kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan nantinya;
• Alternatif/metode apa saja yang dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut;
• Seberapa besar lingkup kegiatan yang direncanakan;
• Siapa saja atau apa saja yang menjadi target pelaksanaan kegiatan;
• Berapa waktu yang dibutuhkan dan berapa waktu yang dimilki untuk menyelesaikan kegiatan;
• Kapan waktu yang tepat untuk memulai kegiatan;
• Seberapa besar anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan;
• Siapa nantinya yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan tersebut; dan sebagainya.
CONTOH-CONTOH PENULISAN PERINTAH DML QUERY
1. Select (Pemilihan)•
Select * from Nama_Table Untuk melihat semua• Select Nama_Attribut1,Nama_Attribut2 from Nama_TableUntuk dan nama buku• Select Nama_Attribut1,Nama_Attribut2 from Nama_Table Untuk melihat nama pengarang dan tahun terbit• Select right (Nama_Attribut,3) as Kanan from Nama_TableUntuk mengambil 3 karakter dari sebelah kanan
2. Insert (Penyisipan)•
Insert tbuku values ("isi_dari_kode","data_kolom1"," data_kolom2"," data_kolom1,………)• Insert into nama-tabel (Kode,Nama_Data)values ("Nama_Kode","Nama_Data_yg_akan_disisip")
3. Update (Perubahan)•
Update {nama tabel} set nama kolom="isi kolom" where nama kolom ="isi kolom"
4. Delete (Penghapusan)•
Delete from [nama tabel] where [ kondisi]
6. KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.
1. Komponen input
2. Komponen model
3. Komponen output
4. Komponen teknologi
5. Komponen hardware
6. Komponen software.
7. Komponen basis data
8. Komponen control
KEGUNAAN KOMPONEN SI:
1. Perusahaan : sebuah sistem yang cukup kompleks. Sistem ini dapat berjalan dengan baik apabila semua proses didukung dengan teknologi yang tinggi, sumber daya yang berkualitas, dan yang paling penting komitmen perusahaan. Sistem merupakan kesatuan banyak hal yang terintegrasi untuk menjadi sebuah fungsi atau menghasilkan tujuan tertentu. Sistem Informasi Manajemen bertujuan menghasilakn informasi yang berguna untuk perusahaan.
2. Kepolisian : Kegunaan lain GPS adalah sebagai Pelacak kendaraan, dengan bantuan GPS pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada dimana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini. Hal teresbut dapat digunakan dalam mengetahui keberadaan suatu kendaraan yang hilang dan akan dilacak oleh petugas lantas,sehingga dapat mempermudah pencariannya melalui gelombang radio.Sinyal itu kemudian diolah hingga diperoleh data digital posisi.
3. Rumah sakit: Rekam medik merupakan sumber data paling baik yang ada pada rumah sakit/unit pelayanan kesehatan, rekam medik yang lengkap dan akurat dapat digunakan sebagai referensi dalam pelayanan kesehatan dasar , hukum, peningkatan pelayanan medis, riset medis dan menilai kinerja sakit.Dalam optimalisasi penggunaan data rekam medik yang lengkap dan akurat adalah terkandungnya substansi aspek-aspek kegunaan data rekam medik yang meliputi aspek administrasi, hukum, keuangan, pendidikan, penelitian dan aspek dokumentasi. Disarankan dalam pemenuhan kriteria/variabel pada unit pendaftaran terutama pada identitas pasien agar ditulis lengkap dan lembar persetujuan pasien/wali agar dilampirkan pada berkas rekam medisnya, unit pencatatan agar sesegera mungkin melakukan pengisian pencatatan terutama pada lembar grafik, catatan imunisasi, ringkasan penyakit yang pernah diderita, catatan reaksi pasien dan hasil pemeriksaan penunjang dan pada unit pengelolaan rekam medik agar lebih diperhatikan lagi dalam kegiatan pengecekan kelengkapan, pencantuman nomor indeks dan kartu prtunjuk keluar. Kata Kunci: rekam medik, mutu, kegunaan rekam medik, sistem, dukungan.
Rabu, 06 Oktober 2010
Arti pranata-pranata dan institusionalisasi
PRANATA SOSIAL: PENGERTIAN, TIPE, DAN FUNGSI
Oleh Agus Santosa, SMA Negeri 3 Yogyakarta
B. Pengertian Pranata Sosial
Dalam kehidupan sehari-hari, pengertian pranata sosial sering bias atau rancu dengan
pengertian kelompok sosial atau asosiasi. Apalagi kalau menggunakan istilah lembaga
sosial, organisasi sosial, atau lembaga kemasyarakatan. Pada uraian ini akan
PRANATA SOSIAL: PENGERTIAN, TIPE DAN FUNGSI 2010
P a g s a s m a n 3 y k . w o r d p r e s s . c o m
Halaman 2
dijelaskan, bahkan ditegaskan, tentang pengertian pranata sosial, dan perbedaannya
dengan kelompo sosial atau asosiasi.
Horton dan Hunt (1987) mendefinisikan pranata sosial sebagai lembaga sosial, yaitu
sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang
penting.
Di dalam sebuah pranata sosial akan ditemukan seperangkat nilai dan norma sosial
yang berfungsi mengorganir (menata) aktivitas dan hubungan sosial di antara para
warga masyarakat dengan suatu prosedur umum sehingga para warga masyarakat
dapat melakukan kegiatan atau memenuhi kebutuhan hidupnya yang pokok.
Koentjarningrat (1979) menyatakan bahwa pranata sosial adalah sistem-sistem yang
menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat untuk berinteraksi menurut
pola-pola atau sistem tatakelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitasaktivitas
untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan
masyarakat.
Terdapat tiga kata kunci dalam setiap pembahasan tentang pranata sosial, yaitu: (1)
nilai dan norma sosial, (2) pola perilaku yang dibakukan atau yang disebut dengan
prosedur umum, dan (3) sistem hubungan, yaitu jaringan peran serta status yang
menjadi wahana untuk melaksanakan perilaku sesuai dengan prosedur umum yang
berlaku.
Pranata sosial pada dasarnya bukan merupakan sesuatu yang kongkrit, dalam arti
tidak selalu hal-hal yang ada dalam suatu pranata sosial dapat diamati atau dapat
dilihat secara empirik (kasat mata). Tidak semua unsur dalam suatu pranata sosial
mempunyai perwujudan fisik. Bahkan, pranata sosial lebih bersifat konsepsional,
artinya keberadaan atau eksistensinya hanya dapat ditangkap dan difahami melalui
pemikiran, atau hanya dapat dibayangkan dalam imajinasi sebagai suatu konsep atau
konstruksi yang ada di alam pikiran. Beberapa unsur pranata dapat diamati atau
dilihat, misalnya perilaku-perilaku individu atau kelompok ketika melangsungkan
hubungan atau interaksi sosial dengan sesamanya.
Hal penting yang perlu ditegaskan di sini adalah bahwa seorang individu atau
sekelompok orang dapat saja datang dan pergi dalam suatu lembaga, tetapi fungsi
individu atau kelompok dalam pranata hanyalah sebagai pelaksana fungsi atau
pelaksana kerja dari suatu unsur lembaga sosial. Kedatangan atau kepergian individu
atau sekelompok individu tidak akan menganggu eksistensi dari suatu lembaga sosial.
Individu atau sekelompok individu di dalam pranata sosial, kedatangannya atau
kepergiannya hanyalah berfungsi saling menggantikan.
Agar lebih jelas tentang pranata sosial, berikut disajikan tentang perbedaannya dengan kelompok sosial atau asosiasi.
C. Proses Pelembagaan (Institusionalisasi)
Proses pelembagaan atau institusionalisasi adalah suatu proses penggantian tindakantindakan
spontan dan coba-coba (eksperimental) dengan perilaku yang “diharapkan”,
“dipolakan”, “diatur”, serta “dapat diramalkan”.
Tahapan-tahapan dalam proses pencapaian tujuan bukanlah sesuatu yang dibuat
secara tiba-tiba, spontan ataupun eksperimental. Ia merupakan proses yang telah
berlangsung lama, diketahui dan diterima oleh banyak orang dan mengikat kepada
setiap warga masyarakat. Antisipasi terhadapnya adalah strategi, organisasi, stabilitas
emosi dan, tentu saja, komitmen!
Seperangkat hubungan sosial dinyatakan melembaga (institutionalized) apabila:
1. Berkembang sistem yang teratur berkenaan dengan status dan peran yang harus
dilaksanakan oleh seseorang dalam melakukan aktivitas atau memenuhi
kebutuhan hidup tertentu
2. Sistem harapan, status dan peran telah berlaku umum dan diterima sebagian besar
warga masyarakat.
Proses berlangsungnya dapat digambarkan sebagai berikut. Orang mencari-cari cara
untuk memenuhi kebutuhannya. Ditemukan cara yang terbukti mudah dilakukan dan
berhasil baik. Selanjutnya cara tersebut diulang-ulang. Cara tersebut dibakukan
sehingga mengikat para warga masyarakat untuk menggunakannya. Jika telah
mengikat, artinya cara tersebut artinya telah melembaga. Ingat baik-baik tentang
perkembangan norma mulai dari usage, folkways, mores, customs sampai dengan
Law.
Oleh Agus Santosa, SMA Negeri 3 Yogyakarta
B. Pengertian Pranata Sosial
Dalam kehidupan sehari-hari, pengertian pranata sosial sering bias atau rancu dengan
pengertian kelompok sosial atau asosiasi. Apalagi kalau menggunakan istilah lembaga
sosial, organisasi sosial, atau lembaga kemasyarakatan. Pada uraian ini akan
PRANATA SOSIAL: PENGERTIAN, TIPE DAN FUNGSI 2010
P a g s a s m a n 3 y k . w o r d p r e s s . c o m
Halaman 2
dijelaskan, bahkan ditegaskan, tentang pengertian pranata sosial, dan perbedaannya
dengan kelompo sosial atau asosiasi.
Horton dan Hunt (1987) mendefinisikan pranata sosial sebagai lembaga sosial, yaitu
sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang
penting.
Di dalam sebuah pranata sosial akan ditemukan seperangkat nilai dan norma sosial
yang berfungsi mengorganir (menata) aktivitas dan hubungan sosial di antara para
warga masyarakat dengan suatu prosedur umum sehingga para warga masyarakat
dapat melakukan kegiatan atau memenuhi kebutuhan hidupnya yang pokok.
Koentjarningrat (1979) menyatakan bahwa pranata sosial adalah sistem-sistem yang
menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat untuk berinteraksi menurut
pola-pola atau sistem tatakelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitasaktivitas
untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan
masyarakat.
Terdapat tiga kata kunci dalam setiap pembahasan tentang pranata sosial, yaitu: (1)
nilai dan norma sosial, (2) pola perilaku yang dibakukan atau yang disebut dengan
prosedur umum, dan (3) sistem hubungan, yaitu jaringan peran serta status yang
menjadi wahana untuk melaksanakan perilaku sesuai dengan prosedur umum yang
berlaku.
Pranata sosial pada dasarnya bukan merupakan sesuatu yang kongkrit, dalam arti
tidak selalu hal-hal yang ada dalam suatu pranata sosial dapat diamati atau dapat
dilihat secara empirik (kasat mata). Tidak semua unsur dalam suatu pranata sosial
mempunyai perwujudan fisik. Bahkan, pranata sosial lebih bersifat konsepsional,
artinya keberadaan atau eksistensinya hanya dapat ditangkap dan difahami melalui
pemikiran, atau hanya dapat dibayangkan dalam imajinasi sebagai suatu konsep atau
konstruksi yang ada di alam pikiran. Beberapa unsur pranata dapat diamati atau
dilihat, misalnya perilaku-perilaku individu atau kelompok ketika melangsungkan
hubungan atau interaksi sosial dengan sesamanya.
Hal penting yang perlu ditegaskan di sini adalah bahwa seorang individu atau
sekelompok orang dapat saja datang dan pergi dalam suatu lembaga, tetapi fungsi
individu atau kelompok dalam pranata hanyalah sebagai pelaksana fungsi atau
pelaksana kerja dari suatu unsur lembaga sosial. Kedatangan atau kepergian individu
atau sekelompok individu tidak akan menganggu eksistensi dari suatu lembaga sosial.
Individu atau sekelompok individu di dalam pranata sosial, kedatangannya atau
kepergiannya hanyalah berfungsi saling menggantikan.
Agar lebih jelas tentang pranata sosial, berikut disajikan tentang perbedaannya dengan kelompok sosial atau asosiasi.
C. Proses Pelembagaan (Institusionalisasi)
Proses pelembagaan atau institusionalisasi adalah suatu proses penggantian tindakantindakan
spontan dan coba-coba (eksperimental) dengan perilaku yang “diharapkan”,
“dipolakan”, “diatur”, serta “dapat diramalkan”.
Tahapan-tahapan dalam proses pencapaian tujuan bukanlah sesuatu yang dibuat
secara tiba-tiba, spontan ataupun eksperimental. Ia merupakan proses yang telah
berlangsung lama, diketahui dan diterima oleh banyak orang dan mengikat kepada
setiap warga masyarakat. Antisipasi terhadapnya adalah strategi, organisasi, stabilitas
emosi dan, tentu saja, komitmen!
Seperangkat hubungan sosial dinyatakan melembaga (institutionalized) apabila:
1. Berkembang sistem yang teratur berkenaan dengan status dan peran yang harus
dilaksanakan oleh seseorang dalam melakukan aktivitas atau memenuhi
kebutuhan hidup tertentu
2. Sistem harapan, status dan peran telah berlaku umum dan diterima sebagian besar
warga masyarakat.
Proses berlangsungnya dapat digambarkan sebagai berikut. Orang mencari-cari cara
untuk memenuhi kebutuhannya. Ditemukan cara yang terbukti mudah dilakukan dan
berhasil baik. Selanjutnya cara tersebut diulang-ulang. Cara tersebut dibakukan
sehingga mengikat para warga masyarakat untuk menggunakannya. Jika telah
mengikat, artinya cara tersebut artinya telah melembaga. Ingat baik-baik tentang
perkembangan norma mulai dari usage, folkways, mores, customs sampai dengan
Law.
Langganan:
Postingan (Atom)
